Cardiac Arrest Membunuh Maestro Musik Michael Jackson

July 8, 2009 imgreatdoctor

Istilah Cardiac Arrest akhir-akhir ini menjadi populer karena peristiwa yang menimpa maestro musik sepanjang jaman, King of Pop, Legenda: Michael Jackson.

Banyak yang tidak terlalu paham, apakah cardiac arrest ini sama dengan heart attack? Kedua-duanya sama-sama penyakit jantung, kedua-duanya sama-sama pembunuh tingkat tinggi, dan kedua-duanya sama-sama terjadi secara tiba-tiba.

Apa bedanya?
Cardiac Arrest adalah peristiwa dimana jantung berhenti berdenyut akibat gangguan ritme jantung. Atau yang lebih dikenal dengan aritmia. Sedangkan Serangan Jantung atau “Heart Attack” adalah kondisi di mana aliran darah jantung terblok sehingga menjadi kepayahan untuk memompakan darah ke tubuh. Tetapi penyebab yang sama yang menyebabkan heart attack atau gangguan sirkulasi jantung pada penderita Infark Myocard (otot jantung yang hampir mati) pada penyakit jantung koroner, dapat pula menyebabkan cardiac arrest di saat yang tak terduga.

Selain itu, penyebabnya juga dapat karena gangguan elektrolit darah (hiper/hipo kalemia = kadar kalium dalam darah seperti pada mereka yang menderita penyakit ginjal stadium akhir); gangguan gula darah; obat-obatan; bahkan banyak juga yang tanpa sebab.

Ya, cardiac arrest sering menimpa orang yang sebelumnya tidak diketahui memiliki penyakit jantung atau penyakit apa pun. Banyak kejadian cardiac arrest, terjadi tanpa sebab pasti.

Pada kasus Michael Jackson, memang terdapat dugaan abuse obat. Atau penggunaan obat yang berlebihan. Seperti yang diceritakan oleh dr.Chopra di CNN, Jacko (nama keren MJ) memang seorang pengguna Pain Killer yang cukup eksesif. Selain itu diketahui Jacko juga sedang stress berat mempersiapkan tur comebacknya di London Juli nanti.

Pain killer, atau obat yang membantu meredakan nyeri seperti aspirin, acetaminophen (paracetamol) memang menjadi salah satu penyebab yang dapat menginduksi kondisi aritmia (gangguan irama jantung). Selain itu obat antidepresi yang di Hollywood banyak sekali diresepkan oleh para dokter untuk selebriti merupakan obat yang bisa menjadi penyebab utama cardiac arrest.

Besar kemungkinan Jacko banyak mengkonsumsi obat antidepresi untuk menanggulangi kondisi nyeri menahunnya (dia mengaku memiliki masalah pada “back” atau punggungnya) dan juga kondisi stress yang ia alami terutama akibat pemberitaan media mengenai dugaan pelecehan seksualnya terhadap anak-anak.

Apa yang terjadi pada Cardiac Arrest?
Yang terjadi adalah Jantung berhenti berdenyut yang diawali mulanya oleh jantung yang berdenyut jauh lebih cepat (takikardi ventrikuler) atau jantung berdenyut tidak menentu atau tak beraturan (fibrilasi ventrikuler). Kedua kondisi ini yang paling sering menyebabkan cardiac arrest.

Bagaimana memvisualisasikan ini?
Coba bayangkan jantung seperti balon yang Anda isi air. Lalu Anda ikat ujung balon tidak terlalu kuat, sehingga memungkinkan sedikit air menetes bila Anda meremas balon tersebut. Siapkan botol atau gelas di bawah ikatan balon, sehingga air tidak tumpah ke mana-mana. Sekarang, lakukan pemompaan dengan tekanan/tenaga secukupnya dari tangan Anda untuk mengalirkan air sedikit demi sedikit dari balon tersebut.

Inilah jantung normal.

Kini, bila Anda telah berhasil dengan percobaan di atas, lakukan remasan yang cepat. Buat tangan Anda meremas dengan cepat dalam hitungan per sekian milidetik.
Apa yang terjadi? Ya, tenaga yang tangan Anda hasilkan tidak cukup untuk menekan balon mengeluarkan air. Dan tangan Anda terasa payah, sehingga Anda ingin berhenti segera.

Hal itulah yang terjadi pada peristiwa cardiac arrest.

Apa yang bisa dilakukan bila ada keluarga yang mengalami ini?
Anda harus tahu tehnik CPR, cara untuk memberikan pernafasan buatan dan merangsang sirkulasi jantung. Tetapi ini bukanlah satu-satunya. Yang paling utama, segeralah bawa ke rumah sakit terdekat! Ingat, terdekat!
Karena waktu kritis penderita seperti ini hanya 4-6 menit sebelum akhirnya bisa meninggal dunia. Lebih baik lagi bila ada yang bisa datang cepat dengan membawa alat defibrilasi. Biasanya ambulance rumah sakit sudah menyiapkan alat ini. (Anda bisa melihat contohnya bila Anda menonton film tentang dokter dimana ada alat yang diletakkan di dada untuk menyetrum pasien yang tidak sadar).
Karena itu ada 2 pilihan cepat yang harus segera Anda ambil dalam kondisi ini:
1. bila memungkinkan memanggil ambulance yang sudah siap dengan alat defibrilator atau membawanya segera ke rumah sakit terdekat.
2. teruskan proses CPR oleh anggota keluarga yang ada dan bisa melakukannya.

Dan tak lupa, karena nyawa milik yang Kuasa, maka Ia memang dapat sewaktu-waktu mencabutnya. Sebuah kutipan dari komentar Lisa Marey Prestley mengenai kematian Jacko:

“Dulu, ia pernah berkata bahwa ia takut akan mati persis seperti peristiwa yang menimpa Elvis Prestley, ayah saya. Ternyata terjadilah hal ini sekarang. Saya tidak bisa berhenti menangis karenanya…”
(Elvis Prestley, King of Rock and Roll, meninggal tiba-tiba di usia muda juga karena dugaan penggunaan obat antidepresi yang berlebihan)

Entry Filed under: Medical

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

July 2009
M T W T F S S
     
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
 
%d bloggers like this: